Tanggapi Ngabalin, Mahasiswa: Presiden Juga Rakyat, Harus Beri Contoh Taat Hukum

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menganggap tidak serta merta disamakan dengan antara presiden dan rakyat biasa soal aturan lampu sepeda motor harus on saat siang hari.
Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UKI, Jakarta, Eliadi Hulu yang menggugat menggugat UU LLAJ ke Mahkamah Agung (MK) mengatakan undang-undang berlaku untuk semua tanpa terkecuali.
“Sebenarnya presiden itu juga merupakan rakyat ya, artinya undang-undang itu berlaku untuk semua rakyat tidak terkecuali Jokowi,” kata Eliadi saat dihubungi, Sabtu (11/1/2019).
Jadi, lanjut Eliadi, jika Ngabalin mengatakan ada perbedaan untuk Jokowi berarti melanggar asas Undang-Undang Dasar (UUD) terkait kesamaan dalam hukum. “Berarti telah melanggar asas yang ada di UUD kita Pasal 27 kesamaan di mata hukum,” ujarnya.
Menurut Eliadi, Jokowi sebagai presiden seharusnya menampilkan contoh kepada rakyat. “Seharusnya Pak Jokowi sebagai pemimpin harus memberikan contoh kepada rakyat bahwa walaupun dia presiden tetap taat kepada hukum,” ucapnya.
Ali Mochtar Ngabalin sebelumnya menganggap dibawa-bawanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam judicial review tidak tepat. Menurutnya, soal aturan lampu sepeda motor harus on saat siang hari, orang tidak serta-merta menyamakan antara presiden dan rakyat biasa.
“Jangan lupa, alasan utama di dalam UU kenapa lampu dinyalakan di siang hari untuk memberikan isyarat langsung kepada pengguna jalan lain, sehingga di belakang bisa dilihat langsung di spion dan langsung tahu ada kendaraan di belakang, hindari adanya kecelakaan di jalan,” kata Ngabalin saat dihubungi, Sabtu (11/1/2020).