Kenapa Aku Tidak Bergabung Dengan Ikhwanul Muslimin ?

Muslimedianews.com ~ Karena bergabung dengan kelompok agamis bukanlah dari asas Islam. Keislamanku tidak rugi apapun jika aku tidak bergabung dengan kelompok ini.. aku adalah seorang muslim sebelum aku mengenal kalian, aku adalah seorang muslim sebelum kalian membuat kelompok, aku adalah seorang muslim setelah kelompok kalian hancur, dan keislamanku tidak hancur setelah kehancuran kalian.

Sesungguhnya kita semua muslim, tidak hanya mereka yang masuk Islam.

Kelompok itu merupakan partai politik, sebelum menjadi partai agamis. Kelompok itu mencerminkan pemikiran politik dari para pendukungnya, tidak mencerminkan umat Islam.

Kebanyakan keinginannya adalah hal duniawi, sementara tujuan asasinya adalah keinginan menjadi satu-satunya yang memimpin & berkuasa dalam semua bidang, kemudian menjadikan para anggota mereka untuk berkuasa atas nama agama.

Apabila kalian ahli agama, maka kalian bukanlah orang yang mampu mengurus politik. Dan apabila kalian ahli politik, maka aku punya hak untuk tidak memilih kalian, dan hal itu tidak membuat aku salah/berdosa secara agama.

Aku menolak untuk bergabung dengan kelompok yang memperalat emosiku untuk menguasaiku dengan alasan nilai keagamaan yang ada pada diriku sebelum berbicara dengan akalku.

Dan aku menolak untuk memperalat agama untuk kotak pemilu; karena agamaku tidak diatur kecuali oleh Yang Maha Menciptakanku.

Aku berharap agar agama sampai pada para ahli politik, bukannya para ahli agama yang sampai ke politik.


Maulana Syekh as-Sayyid asy-Syarif al-Imam Muhammad Mutawalli asy-Sya'rawi rahimahullah.

---

Photo dapat dari wall Syekh Muhammad Nora Burhanuddin yang menshare postingan photo itu. via fb NU Kalsel

Tidak ada komentar untuk "Kenapa Aku Tidak Bergabung Dengan Ikhwanul Muslimin ?"