Bahaya Lebih Besar Bila Islam Dijadikan Sekedar Kendaraan Politik

Muslimedianews.com ~ Cuplikan maqolah Ro'is akbar NU hadrotusy-syekh KH. Hasyim asy'ari pada pidato pembukaan muktamar ke 17 di Madiun 5 rojab 1366 H / 24 mei 1947 M

"Ketiga : kita tinjau titik balance ini dari segi politik, kita dapat menemukan dalam segi ini bahwa peranan umat islam sangat sedikit sekali.

Jiwa keagamaan dalam dunia politik di indonesia ini sangat lemah, bahkan dapat dikatakan mati pada akhir-akhir ini.

Meskipun demikian, masih ada juga bahaya yang lebih besar, ialah dengan di catutnya nama "islam" oleh sebagian manusia sebagai kendaraan yang ditungganginya untuk bisa sampai kepada apa yang mereka maksud serta ijtihadkan, baik berupa kebaikan dari segi pilitik maupun keuntungan pribadi atas nama politik".